Minggu, 01 Maret 2015




Umumnya dalam semua beladiri cara yang simple untuk melatih power tendangan adalah dengan menggunakan media samsak. Menendang samsak  secara terus-menerus sampai goyangan samsak semakin jauh. Karena latihan itu perlu proses dan diulang terus menerus agar otot terbentuk dan terbiasa untuk menggunakan sebuah teknik. 
Untuk meningkatkan power kaki bisa melakukan threatment-threatment latihan seperti, jumping drill :

alari-lari kaki diangkat sampai dada,
b.melakukan squat (Jongkok-berdiri, jongkok-tendang-berdiri), cara ini paling powerfull untuk melatih power kaki. Tapi jangan terlalu berlebihan dalam atihan squat karena akibatnya bisa hernis (turun berok).
c.Banyak-banyak latihan mengulang suatu teknik tendangan sampai terbiasa,
d.Menahan posisi tenadangan, misal side kick (yeop chagi dalam istilah taekwondo) setelah kaki lurus kemudian ditahan selama mungkin untuk melatih otot.
e.Joging yang rutin.

 Selain power, kelenturan kaki juga sangat mendukung untuk menunjang power tendangan. Beberapa Threatment yang bisa dilakukan untuk melatih kelenturan kaki :
a. Cium lutut dalam posisi berdiri maupun duduk, posisi kaki tetap lurus.
b. Posisi duduk, lurus kaki kanan-lipat kaki kiri kesamping kemudian cium lutut kan lalu ganti cium lutut kiri. Begitu seterus nya secara bergantian.
c. Dengan melakukan latihan split, untuk latihan split jangan terlalu dipaksakan langsung dibuka lebar. Pelan-pelan dibuka sedikit demi sedikit. Split bergantian dari posisi kanan-kiri-tengah (diayun sedikit demi sedikit) kemudian tahan dalam posisi serendah mungkin sambil mencium lutut. Jangan sekali-kali langsung split lurus (dipaksa) kecuali memang sudah bisa split.
d.      Mengayun kaki lurus keatas sampai menyentuh dada.



Review dari beberapa taknik tendangan yang saya pernah lihat :

a.  Masalah power, kick boxing sangat powerfull for 1 hit break (misal matahin kaki / rusuk)
b.  Taekwondo sangat cepat dan fluid,  kaki bisa ke badan, muka,  tendangan bisa dari berbagai arah kiri-atas-kanan-bawah. Power juga tidak kalah dibandingkan kick boxing. Power tendangan dalam teknik taekwondo berasal dari moment akibat ‘Snap” spedd tendangan itu sendiri. Hukum moment dalam fisika “semakin sedikit waktu yang digunakan untuk menyentuh suatu obyek maka moment tenaga yang ditimbulkan akan semakin besar”.
c.  Karate, akurasi dan stabil. Bisa converting form tendangan terus ke pukulan atau dari pukulan ke tendangan dengan sangat cepat dan stabil.
Agar juga di latih  Split supaya bisa Maksimal  .

Dalam suatu teknik tendangan yang terpenting adalah FORM/BENTUK yang benar. Tanpa Bentuk yang benar tendangan yang dihasilkan tidak akan maksimal. Bisa jadi malah kaki anda merasa sakit akibat bentuk yang salah akibat otot terpelintir, dsb.

Selain berlatih menggunakan samsak dan threatment-threatment diatas (sebagai seorang taekwondoin) cara berlatih yang pernah saya laukakan adalah dengan menggunakan “karet Ban dalam”. Karet ban tersebut didikatkan ke pohon atau tiang ujungnya diikatkan ke pergelangan kaki. Cara ini bisa melatih Form, speed, maupun Power tendangan.



Kamis, 19 Februari 2015




Berikut tips yang bisa digunakan dalam bertanding / Sparring

1. Membiasakan diri dalam sparring/fight.
Semakin seorang petarung terbiasa dengan situasi sparring, semakin baik performance nya dan semakin tenang si petarung dalam setiap fight yang dilakukannya. Biasakan dalam setiap latihan Tae Kwond Do untuk selalu melakukan sesi sparring dengan partner kita. Tidak setiap sparring harus selalu full power, kita bisa juga melatih sparring dengan batasan. Gunanya kita bisa lebih fokus melatih teknik-teknik tertentu selain untuk menghindari resiko cedera.

Cari teman/partner yang bisa diajak kerja sama saat latihan sparring. Kita bisa menetapkan rules sparring yang dilakukan misalnya:a) sparring dibatasi dengan teknik yang digunakan hanya tendangan ke dada dan perut; b) sparring dibatasi dimana salah satu partner yang menyerang dan yang lain hanya boleh block dan counter. Sparring terbatas ini bisa lebih bermanfaat untuk latihan dengan berbagai partner yang berbeda sabuk/skill maupun perbedaan fisik daripada full power sparring. 


2. Mempersiapkan mental untuk memberikan 100%
Sebelum fight, jangan memikirkan menang atau kalah. Yang paling penting adalah kita memberikan 100% dalam fight yang akan dilakukan. Setiap fight, baik dalam sparring dan kompetisi akan membuat kita menjadi petarung yang lebih baik. Justru saat kita kalah dalam pertandingan, kita akan semakin maju karena kita jadi mengerti kelemahan kita dan bisa menjadi modal buat kita untuk memperbaiki diri atau teknik kita.

3. Miliki berbagai kombinasi serangan dan kombinasi counter yang baik.
Banyak Taekwondoin yang saat latihan memiliki tendangan yang bagus dan sempurna, namun saat fight teknik yang bagus itu tidak keluar. Atau serangannya membabi buta dan kacau.Atau kelihatan ragu-ragu dan banyak menunggu serangan lawan dan tidak ada inisiatif. Atau kalau diserang lawan, counter nya lambat atau bahkan tidak ada counter.

Salah satu strategi yang penting, seorang petarung harus belajar dan melatih kombinasi serangan yang baik dan counter yang baik. Apabila kamu sudah punya beberapa strategi kombinasi serangan dan counter, kamu akan lebih tenang saat sparring dan bisa langsung memanfaatkan celah yang terbuka dari lawan atau membuka celah untuk melancarkan serangan. Semakin sering melakukan sparring, reaksi kamu akan lebih cepat saat melancarkan kombinasi serangan/counter bahkan tanpa perlu berpikir lagi. 
 

4. Perhatikan napas dan postur.
Jangan menahan napas atau bernapas dengan cepat saat posisi netral. Bernapas yang normal saat posisi netral (saat tidak menyerang atau membalas serangan). Banyak petarung yang posturnya setiap saat tegang sepanjang pertandingan dan sering tanpa sengaja menahan napas saat lawan sebenarnya di luar jarak serang. Menahan napas dan postur badan yang tegang ini akan menguras energy dan membuat gerakan kita menjadi lambat.
Untuk hal ini, tips pribadi, aku biasanya akan mengingatkan diriku untuk rileks, membayangkan tubuhku seperti karet yang lentur yang sewaktu-waktu dapat melenting. Melompat-lompat kecil dengan bertumpu pada ujung kaki juga membantuku untuk rileks.

Minggu, 01 Februari 2015





  • Poomsae atau rangkaian jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. Setiap diagram rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi timur yang menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea.



  • Kyokpa atau teknik pemecahan adalah latihan teknik dengan memakai sasaran/obyek benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. Obyek sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan kayu, batu bata, genting, dan terkadang menggunakan benda yang lembut seperti kertas. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan, pukulan, sabetan, bahkan tusukan jari tangan.



  • Kyorugi atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan .



Jumat, 02 Januari 2015





Taekwondo mulai berkembang di Indonesia pada tahun 70-an , dimulai aliran Taekwondo yang berafiliasi ke ITF ( International Taekwondo Federation ) yang pada waktu itu bermarkas besar di Toronto Kanada, aliran ini dipimpin dan dipelopori oleh Gen. Choi Hong Hi, kemudian berkembang juga aliran Taekwondo yang berafiliasi ke WTF ( The World Taekwondo Federation )yang berpusat di Kukkiwon, Seoul, Korea Selatan dgn Presiden Dr. Un Yong Kim .

Pada waktu itu, di Indonesia kedua aliran ini yang masing - masing mempunyai organisasi ditingkat nasional yaitu Persatuan Taekwondo Indonesia ( PTI ) yg berafiliasi ke ITF dipimpin olehLetjen. Leo Lopolisa dan Federasi Taekwondo Indonesia ( FTI ) yg berafiliasi ke WTF dipimpin oleh Marsekal Muda Sugiri .

Atas kesepakatan bersama dan melihat prospek perkembangan didunia olahraga International dan Nasional , maka Musyawarah Nasional Taekwondo pada Tanggal 28 maret 1981 berhasil menyatukan kedua organisasi Taekwondo tersebut, menjadi organisasi baru yang disebut Taekwondo Indonesia dan dipimpin oleh Leo Lopolisa sebagai Ketua Umumnya, sedangkan struktur organisasi ditingkat nasionalnya disebut PBTI ( Pengurus Besar Taekwondo Indonesia ) dan berpusat di Jakarta. Munas Taekwondo Indonesia I pada Tanggal 17 - 18 September 1984 menetapkan Letjen. Sarwo Edhie Wibowo ( Alm. ) sebagai Ketua Umum Taekwondo Indonesia periode 1984 - 1988, maka era baru Taekwondo Indonesia yang bersatu dan kuat dimulai. Selanjutnya Taekwondo Indonesia sempat dipimpin olehSoewenoHarsudiyono Hartas, dan sekarang oleh Letjen ( Mar ) Suharto.

Kini Taekwondo Indonesia telah berkembang di seluruh propinsi di Indonesia dan diikuti aktif oleh lebih dari 200.000 anggota , angka ini belum termasuk yang tidak secara aktif berlatih. Taekwondo telah dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di arena PON. Beberapa atlet yang pernah berjaya membela negara di event International antara lain seperti : Budi Setiawan, Rahmi Kurnia, Siauw Lung, Yefi Triaji, Lamting , Yeni Latif, Dirk Richard, dan sebagainya. dimasa Thn 1986 s/d Thn. 1993 . Pada generasi berikutnya antara lain seperti Yuana Wangsa Putri yang mewakili Indonesia di even Olympic Games 2000, Sidney dan Ika Dian Fitria yang berhasil meraih medali emas Kejuaraan Dunia Yunior pada November 2000.




TINGKATAN SABUK DALAM TAEKWONDO

Warna Sabuk dan Tingkatan / Geup
1. Putih (10 / X)
2. Kuning Polos (9 / IX)
3. Kuning Strip Hijau (8 / VIII)
4. Hijau Polos (7 / VII)
5. Hijau Strip Biru (6 / VI)
6. Biru Polos (5 / V)
7. Biru Strip Merah (4 / IV)
8. Merah Polos (3 / III)
9. Merah Strip I (2 / II)
10. Merah Strip II (1 / I)
ARTI WARNA SABUK TAEKWONDO

Tiap warna sabuk Taekwondo memiliki arti tersendiri. Menurut sejarahnya, warna-warna ini memiliki tingkat hierarkisnya masing-masing. Berikut adalah arti warna sabuk yang dimaksud :
Putih : Lambang kepolosan atau ketidaktahuan. Warna ini disandang Taekwondo-in baru.
Kuning : Lambang bumi. Sebagai tempat tanaman memasukkan akarnya, pada tingkat ini dasar-dasar teknik dan filosofi Taekwondo mulai ditanamkan.
Hijau : Lambang tanaman. Pada tahap ini diharapkan kemampuan para Taekwondo-in mulai berkembang.
Biru : Lambang langit. Langit yang ada di atas merupakan arah tumbuh tanaman, pada tahap ini Taekwondo-in mulai dibentuk untuk lebih mapan dan tangguh.
Merah : Lambang api (bahaya). Merupakan tahap untuk meningkatkan kontrol diri para Taekwondo-in, diharapkan Taekwondo-in sudah menguasai ilmunya dengan baik agar mampu menghadapi lawan.
Hitam : Lambang kedewasaan dan keahlian dari seorang Taekwondo-in, dapat juga berarti keberanian yang matang. Taekwondo-in yang sudah mencapai tahap ini bisa dianggap sebagai ahli Taekwondo.

Kamis, 01 Januari 2015




  • Putih melambangkan kesucian, awal/dasar dari semua warna, permulaan. Di sini para taekwondoin mempelajari jurus dasar (gibon) 1

  • Kuning melambangkan bumi, disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.Mempelajari gibon 2 dan 3. Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu.

  • Hijau melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 2). Sebelum naik ke sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu.

  • Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 4). Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah terlebih dahulu.

  • Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 6). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip satu dahulu. Maksud dari matahari adalah tingkaran di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai memberi ilmu atau bimbingan.

  • Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9. Juga melambangkan alam semesta.

Senin, 01 Desember 2014

Faktor prima dapat kita artikan sebagai faktor-faktor yang dimiliki oleh sebuah bilangan yang merupakan bilangan prima. Sedangkan faktorisasi prima adalah bentuk perkalian bilangan prima dari sebuah bilangan. FPB dan KPK dari dua atau tiga buah bilangan dapat ditentukan melalui penggunaan faktorisasi prima tersebut.


Untuk menemukan faktor prima dari suatu bilangan, biasanya dipergunakan konsep pohon faktor. Sebagai contoh, berikut ini adalah pohon faktor untuk Faktor Prima dari bilangan 80 :

Materi Cara Mencari KPK dan FPB

Dari pohon faktor tersebut kita memperoleh hasil 2 x 2 x 2 x 2 x 5 = 24 x 5
Maka faktor prima dari bilangan 80 adalah 2x 5


FPB (faktor Persekutuan Terbesar)

FPB atau Faktor Persekutuan Terbesar dapat diartikan sebagai bilangan bulat positif yang memiliki nilai terbesar yang dapat membagi habis dua buah bilangan atau lebih. Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mencari FPB, berikut adalah diantaranya yang paling mudah:

Cara Mudah Menentukan FPB:

Dengan Faktor Persekutuan 

Faktor persekutuan merupakan bilangan faktor yang sama dari dua bilangan atau lebih. FPB diambil dari  faktor yang memiliki nilai terbesar.

Contoh Soal 1:
Carilah FPB dari 6, 9, dan 18 ...

Pembahasan:
Faktor dari 6  adalah = {1, 2, 3, 6}
Faktor dari 9  adalah = {1, 3, 9}
Faktor dari 18 adalah = {1, 2, 3, 6, 9, 18}

Faktor persekutuan dari ketiga bilangan tersebut adalah 1, 2, 3
Nilai terbesar dari faktor tersebut adalah 3 maka FPB dari 6, 9, dan 18 adalah 3


Dengan Faktorisasi Prima
  • Tulislah bilangan-bilangan tersebut ke dalam bentuk perkalian faktor prima.
  • Setelah itu ambillah faktor yang sama dari bilangan-bilangan tersebut.
  • Apabila faktor yang sama tersebut memiliki pangkat yang berbeda, maka ambillah faktor yang memiliki nilai pangkat terkecil.


Contoh Soal 2:
Tentukan FPB dari 48, 72, dan 96 ...

Pembahasan:
Carilah terlebih dahulu faktorisasi dari ketiga bilangan tersebut.


Materi Cara Mencari KPK dan FPB

Dari ketiga pohon faktor di atas, kita memperoleh:
48 = 24 x 3
72 = 23 x 32
96 = 2x 3

Untuk mencari FPB maka gunakanlah factor prima yang sama dan juga pangkat terkecil, maka FPB dari 48, 72, dan 96 adalah 23 x 3 = 8 x 3 = 24


Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)

KPK atau Kelipatan Persekutuan Terkecil adalah bilangan bulat positif dengan nilai terkecil yang bisa habis bila dibagi dengan kedua bilangan tersebut. Ada beberapa metode yang bisa kalian lakukan guna mencari KPK. Berikut penjelasannya:

Dengan Kelipatan Persekutuan
KPK dapat diambil dari kelipatan persekutuan antara dua bilangan atau lebih.


Contoh Soal 4:
Tentukan KPK dari 6 dan 9

Pembahasan:
Kelipatan dari 6 adalah = {6, 12, 18, 24, 30, 36, 42, 48, 54, ...}
Kelipatan dari 9 adalah = {9, 18, 27, 36, 45, 54, 63, 72, 81, ...}

Kelipatan yang sama dari kedua bilangan tersebut adalah 18 maka KPK dari 6 dan 9 adalah 18


Dengan Faktorisasi Prima
Tulislah bilangan-bilangan tersebut dalam bentuk perkalian faktor prima.
Ambil semua faktor yang sama dari bilangan-bilangan tersebut.
Apabila faktor yang sama tersebut memiliki pangkat yang berbeda, maka ambil faktor yang pangkatnya terbesar.


Contoh Soal 4:
Carilah KPK dari 42, 63, dan 84 ...

Pembahasan:
Buatlah pohon faktor dari ketiga bilangan tersebut:


Materi Cara Mencari KPK dan FPB

Dari pohon faktor tersebut kita memperoleh:
42 = 2 x 3 x 7
63 = 32 x 7
84 = 22 x 3 x 7

Untuk mencari KPK gunakanlah faktor prima yang berbeda dab memiliki pangkat terbesar.

KPK = 22 x 32 x 7 = 252

Maka KPK dari 42, 63, dan 84 adalah 252

FPB = Faktor Persekutuan ter Besar

Yaitu bilangan asli terbesar yang merupakan faktor dari bilangan-bilangan asli tersebut.
Contoh :
Tentukan FPB dari 18 dan 27

  1. Cara himpunan faktor
Himpunan faktor dari 18 adalah (1, 2, 3, 6, 9, 18)
Himpunan faktor dari 27 adalah (1, 39, 27)

Maka himpunan faktor persekutuan dari 18 dan 27 adalah (1, 3, 9)
Jadi FPB dari 18 dan 27 adalah 9
( kan Faktor Persekutuan ter Besar, jadi cari angka yang terbesar )


   2.  Cara Faktorisasi bilangan prima

18 = 1 x 2 x 32
27 = 1 x 33

FPB didapat dari hasil kali bilangan pokok dengan pangkat terkecil yang terdapat pada semua bentuk perkalian bilangan prima berpangkat.

Bahasa sederhananya  :
Lihat ae dari semua bilangan tadi ( dalam contoh adalah 18 dan 27 ) yang punya angka yang sama (dalam contoh adalah angka 3, dan pangkat terkecil e adalah 32).

Jadi FPB = 32 = 9
  
  3.  Cara Euclides

FPB dari 18 dan 27 adalah

27 / 18  =  1  sisa 9        ( gak usah disederhanakan )      
terus   18 / 9  = 2 sisa 0        ( 9 adalah sisa dari 27 / 18 )
Maka FPB dari 18 dan 27 adalah 9

KPK = Kelipatan Persekutuan ter Kecil
Yaitu bilangan terkecil pada anggota bilangan kelipatan persekutuan.
Bahasa sederhana e :
Cari angka yang sama yang terkecil dari semua yang dilipat tadi.
Contoh :
KPK dari 12 dan 18 adalah ..

Cara 1
Kelipatan 12 = 12, 24, 36, 48, 60, 72, 84, ...
Kelipatan 18 = 18, 36, 54, 72, 90, ...

Angka yang sama adalah 36 dan 72 tapi lihat yang terkecil yaitu 36
Jadi KPK nya 36

Cara 2
12 = 1 x 22 x 3
18 = 1 x 2 x 32
Lihat angka yang sama yaitu  1, 2 dan 3
Terus lihat pangkat e yang terbesar yaitu 1, 22 dan 32
KPK nya adalah perkalian semua angka yang ada dan bila ada angka yang sama maka ambil yang pangkatnya terbesar
Jadi KPK dari 12 dan 18 adalah 1 x 22 x 32 = 36

Cara 3
KPK = ( a . b ) / FPB 



Contoh
KPK dari 12 dan 18 adalah
12 = 1 x 22 x 3
18 = 1 x 2 x 32
 FPB nya adalah 2 x 3 = 6

KPK = ( 12 . 18 ) / 6  = 36

Jadi KPK dari 12 dan 18 adalah 36

Cara Cepat mencari FPB dan KPK adalah


12   2   18              FPB = 2 x 3 
 6    3     9                    = 6
 2          3

KPK = FPB x 2 x 3 = 36

Keterangannya adalah bagi dengan angka yang sama.

12 dan 18  dibagi 2 maka hasil masing-masing adalah 6 dan 9 terus dibagi 3 maka hasilnya adalah 2 dan 3 maka
FPB = 2 x 3  = 6     ( bilangan pembagi adalah FPB )
KPK = 2 x 3 x 2 x 3 = 36   ( FPB x sisa hasil bagi )

Contoh soal
FPB dan KPK dari 12, 18 dan 24 adalah
12  2  18  2  24        
  6   3   9   3   12
  2        3        4
Khusus angka 2, cek dulu hasil KPK tanpa angka ini terus dibagi 12, bila hasilnya bilangan bulat maka tidak usah dipakai
FPB = 2 x 3 = 6
KPK = 2 x 3 x 3 x 4 = 72

FPB dan KPK dari 30, 60, 90 adalah

30  2  60   2  90
15  3   30  3   45
 5   5   10  5   15
 1         2         3

FPB = 2 x 3 x 5 = 30
KPK = 2 x 3 x 5 x 1 x 2 x 3
        = FPB x 1 x 2 x 3 = 180

FPB dan KPK dari 25, 75, 125 adalah

25  5   75   5  125
 5    5  15   5    25
 1        3          5

FPB = 5 x 5 = 25
KPK = FPB x 1 x 3 x 5 = 375

Artikel di atas adalah rumus lengkap dalam mencari nilai FPB dan KPK secara cepat dan akurat.

Rumus cepat ini sangat bermanfaat dalam mengerjakan soal UNAS yang memerlukan kecepatan dan keakuratan dalam mengerjakannya


SALAM SUKSES

Unordered List

BTemplates.com

Categories

Monster Gubug. Diberdayakan oleh Blogger.

Sample Text

Social Icons

Followers

Featured Posts

Social Icons

Total Tayangan Halaman

Pages

Sample Text

Popular Posts

Video

Our Facebook Page